Posts

Showing posts from April, 2013

Menyikapi pernyataan MUI terkait Hukum Vaksin Bayi Dengan Enzim Babi.

Image
Pada hari Sabtu, 27 April 2013, 20:10 WIB di harian Republika.co.id. Menurut pernyataan fatwa yang di lontarkan oleh Wakil Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Huzaemah Y Tanggo yang berbunyi, imunisasi merupakan upaya pencegahan terhadap penyakit. Hal itu, kata dia, sesuai dengan perintah Rasulullah SAW sebagai berikut, "Jaga dan perhatikanlah lima hal sebelum datang lima hal yang lainnya. Hidup sebelum ajal, sehat sebelum sakit, muda sebelum tua, lapang sebelum sempit, kaya sebelum miskin." "Imunisasi terhadap bayi dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam hadits agar manusia berobat dari penyakitnya," ujar dia di gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Sabtu (27/4). Dia melanjutkan, imunisasi pertama pada anak adalah air susu ibu (ASI). Pada ASI terkandung zat-zat yang dibutuhkan anak untuk kekebalan tubuhnya. Sementara, kata dia, untuk penggunaan vaksin polio khusus dan vaksin polio oral yang berasal dari campuran enzim babi dibolehkan karena dar...

PROSESI SAKARATUL MAUT (SEKARAT/ HAMPIR MATI)

Memang kita belum waktunya merasakan sekarat namun tunggulah finalnya. Bayangkan ketika salah satu anggota tubuh kita terluka maka tubuh ini akan merasakan sakit, karena masih menyatu (berhubungan) dengan ruh (sukma, jiwa). Nah bagaimana sekarang kalau yang dicabut itu adalah ruh itu sendiri yang memang menyatu dan melekat dalam tubuh (seluruh urat nadi). Orang yang kena pukulan keras pastinya dia minta tolong dan menjerit kesakitan lantaran sebagian tubuh ada yang tersakiti. Namun sering kita jumpai tidak ada ceritanya mayat menejerit (karena saking parahnya rasa sakit yang ia rasakan saat itu) tatkala sakaratul maut mengahampirinya. Akal pikiran menjadi buntu, lidah membisu, sekujur tubuh menjadi lemah tak berdaya bahkan dia berharap penuh “ Andaikan ada waktu istirahat sejenak untuk mencari pertolongan”, sungguh dia benar-benar tidak mampu akan hal itu. Perhatikan orang yang sedang mengalami naz’ur ruh (pencabutan nyawa), dia berubah warna dan pucat sampai-sampai kelihatan mir...

صدر من الكتب المعتبرة

مجموعة فتوح FUTUH GROUP صدر من الكتب المعتبرة Cuplikan dari Berbagai Kitab Pilihan ___________________________________________________ مَحَبَّةُ الدُّنْيَا وَمَحَبَّةُ اللهِ فِى الْقَلْبِ كَالْمَاءِ وَالْهَوَاءِ فِى الْقَدَحِ فَالْمَاءُ اِذَا دَخَلَ خَرَجَ الْهَوَاءُ وَلَا يَجْتَمِعَانِ (الغزالي : إحياء علوم الدين/ جز 4/ ص 236) Cinta dunia dan cinta Allah dalam hati bagaikan air dan udara di dalam gelas, Jika air masuk ke dalam gelas, maka keluarlah udara yang ada di dalam gelas tersebut. Selamanya tidak akan pernah menyatu. ___________________________________________________ وَقَدْ رَأَى بَعْضُهُمْ بَعْدَ مَا صُنِّفَ ""الْإِحْيَاءُ"" اَلشَّيْطَانَ وَهُوَ يَحْثُوْ عَلَى رَأْسِهِ التُّرَابَ. فَقَالَ لَهُ : مَا بَالُكَ ؟ قَالَ: صُنِّفَ فِى الْإِسْلَامِ كِتَابٌ اَخْشَى اَنَّ النَّاسَ يَتَّبِعُوْنَهُ (حبيب زين بن ابراهيم بن سميط : المنهج السوي شرح اصول طريقة السادات آل باعلوي/ ص 251) Salah seorang ulama pernah melihat syaitan yang sedang menumpuhkan kep...

Sentul-Bogor Tempoe Doeloe

Image
PUNCAK BOGOR KAMPUS TAZKIA LEBARAN KURBAN DI PONDOK ALUMNI SIDOGIRI, BOGOR CIAMIS AT HOME BERSAMA SB FOUNDATION DI TAMRIN ISTIRAHAT DI MASJID KAMPUS JOGJA DEPAN RUMAH SAAT MELATIH DI BUYER MUNCHEN MOBIL TEMAN, HHE, DEPAN KOSAN CIPAMBUAN BOGOR TEMAN KELAS EI, DEPAN KAMPUS TERCINTA SENTUL TAZKIA WITH MY FRIEND DI SUMBERAGUNG MALANG SELATAN

KUBUR-an IS MY LIFE

Image
“Barang siapa yang ziarah kubur ke makam kedua orang tuanya atau salah satunya setiap Jum’at, maka dosanya di ampuni baginya, dan dia di catat sebagai birrul walidain”. Hadits. Ziarah kubur hukumnya sangat disunnahkan. Faidahnya sebagai pengingat kematian dan mengambil pelajaran. Apa lagi ziarah kubur ke makam orang2 sholeh, hal ini juga sangat dianjurkan. Faidahnya adalah mengambil berkah (tabarruk) dan mengambil pelajaran DARI mereka. Berikut nama-nama manusia pilihan terdahulu yang pernah melakukan ziarah kubur semasa hidupnya: 1.       Rasulullah SAW, ziarah kubur ke makam ibunya (Sayyidatuna Aminah) 2.       Sayyidah Aisyah, , ziarah kubur ke makam saudarinya (Sayyiduna   Abdurrohman) 3.       Sayyidah Fathimah, , ziarah kubur ke makam pamannya (Sayyiduna Hamzah)sampai berhari-hari 4.       Ibnu Umar,   ziarah kubur ke makam Rasulullah SAW, Abu B...